Desain lanyard dulu dan sekarang sudah cukup berbeda. Jika dahulu lanyard lebih banyak digunakan sebagai gantungan kartu identitas dengan tampilan yang sederhana, saat ini lanyard telah berkembang menjadi salah satu media branding yang banyak digunakan oleh perusahaan, instansi, sekolah, komunitas, maupun penyelenggara acara.
Logo, warna perusahaan, nama organisasi, hingga slogan kini sering dicetak pada lanyard untuk memperkuat identitas dan meningkatkan profesionalitas. Tidak heran jika banyak organisasi mulai memberikan perhatian lebih pada tampilan lanyard yang mereka gunakan. Semakin baik tampilannya, semakin mudah pula identitas organisasi dikenali oleh orang lain.
Pembuatan desain lanyard juga tidak hanya soal menempatkan logo pada selembar tali. Pemilihan warna, ukuran tulisan, tata letak elemen, serta metode cetak perlu diperhatikan agar hasil akhirnya terlihat rapi dan nyaman dilihat. Kesalahan dalam menyusun desain sering membuat informasi penting sulit terbaca atau tampilan lanyard terlihat terlalu penuh.
Itulah sebabnya proses pembuatan desain lanyard perlu direncanakan dengan baik sejak awal. Dengan memperhatikan beberapa langkah penting, lanyard tidak hanya berfungsi sebagai tanda pengenal, tetapi juga mampu menjadi media identitas yang terlihat lebih profesional dan berkesan. Berikut cara membuat desain lanyard yang menarik dan profesional.
Cara Membuat Desain Lanyard
1. Tentukan Tujuan Penggunaan Lanyard
Sebelum mulai membuat desain, tentukan dulu lanyard ini akan digunakan untuk apa. Apakah untuk kebutuhan perusahaan, sekolah, komunitas, seminar, atau event tertentu. Tujuan penggunaan ini akan memengaruhi isi desain yang akan ditampilkan.
Misalnya, lanyard perusahaan biasanya menonjolkan logo dan identitas brand. Sementara lanyard event sering menampilkan nama acara, sponsor, atau informasi pendukung lainnya. Saat tujuan sudah jelas, proses desain biasanya menjadi lebih mudah.
2. Siapkan Logo dan Identitas Brand
Setelah mengetahui tujuan penggunaannya, siapkan logo dan identitas yang ingin ditampilkan. Logo menjadi bagian yang paling sering dilihat pada lanyard, jadi pastikan kualitas filenya bagus agar hasil cetaknya tetap tajam.
Selain logo, Anda juga bisa menambahkan nama perusahaan, website, slogan, atau media sosial jika memang diperlukan. Namun jangan terlalu banyak karena ruang pada lanyard cukup terbatas.
3. Pilih Warna yang Sesuai
Warna menjadi salah satu hal yang paling cepat menarik perhatian. Karena itu, gunakan warna yang sesuai dengan identitas brand atau tema acara.
Jika perusahaan memiliki warna khusus, sebaiknya gunakan warna tersebut agar lebih mudah dikenali. Selain itu, pastikan warna tulisan dan background memiliki kontras yang cukup supaya tetap mudah dibaca.
4. Tentukan Ukuran dan Lebar Lanyard
Ukuran lanyard juga perlu dipikirkan sejak awal. Semakin lebar ukuran lanyard, semakin luas area yang bisa digunakan untuk menampilkan desain.
Ukuran 2 cm biasanya menjadi pilihan yang paling banyak digunakan karena cukup nyaman dipakai dan area cetaknya juga pas untuk menampilkan logo maupun tulisan.
5. Susun Tata Letak Logo dan Tulisan
Logo yang bagus belum tentu terlihat menarik jika penempatannya kurang tepat. Karena itu, susun posisi logo dan tulisan dengan rapi agar tampilannya tetap nyaman dilihat.
Biasanya logo dan tulisan dibuat berulang sepanjang tali lanyard. Susunan yang rapi akan membuat hasil akhirnya terlihat lebih profesional saat digunakan.
6. Gunakan Font yang Mudah Dibaca
Banyak orang ingin menggunakan font yang unik agar terlihat berbeda. Padahal, yang paling penting adalah kemudahan membaca.
Pilih font yang jelas dan tidak terlalu rumit. Ingat, tulisan pada lanyard ukurannya tidak terlalu besar. Jika menggunakan font yang terlalu dekoratif, informasi yang ditampilkan justru sulit terbaca.
7. Pastikan Desain Berulang dengan Rapi
Desain lanyard biasanya dicetak berulang dari ujung ke ujung. Karena itu, perhatikan pola pengulangannya agar tidak terlihat berantakan.
Logo yang terpotong atau jarak antar elemen yang tidak konsisten bisa membuat hasil cetak terlihat kurang rapi. Hal kecil seperti ini sering luput diperhatikan saat proses desain.
8. Perhatikan Jarak Antar Elemen Desain
Jangan menempatkan logo, tulisan, dan elemen lainnya terlalu rapat. Berikan ruang yang cukup agar setiap bagian tetap terlihat jelas.
Desain yang terlalu penuh sering membuat lanyard terlihat ramai dan melelahkan untuk dilihat. Padahal, tampilan yang lebih bersih biasanya justru terlihat lebih profesional.
9. Sesuaikan Desain dengan Teknik Cetak
Setiap metode cetak memiliki karakteristik yang berbeda. Jika menggunakan printing sublimasi, desain full color dan detail kecil biasanya dapat dicetak dengan baik.
Sementara untuk sablon, desain yang lebih sederhana sering memberikan hasil yang lebih maksimal. Menyesuaikan desain dengan teknik cetak akan membantu menghasilkan lanyard yang sesuai harapan.
10. Lakukan Review Sebelum Produksi
Sebelum desain dikirim ke bagian produksi, luangkan waktu untuk memeriksa semuanya sekali lagi. Cek penulisan nama, posisi logo, warna, ukuran tulisan, dan detail lainnya.
Kesalahan kecil yang tidak diperhatikan bisa berpengaruh pada seluruh hasil produksi. Karena itu, tahap review sebaiknya jangan dilewatkan.
Pesan Lanyard Custom dengan Desain Sesuai Kebutuhan
Tidak memiliki tim desain? Kami melayani pembuatan lanyard custom dengan bantuan desain sesuai kebutuhan perusahaan, sekolah, komunitas, rumah sakit, maupun event. Desain dapat disesuaikan dengan logo, warna brand, dan identitas yang ingin ditampilkan.
Indolanyard tidak hanya melayani produksi lanyard custom, tetapi juga membantu proses pembuatan desain sesuai kebutuhan. Logo, warna brand, tema acara, hingga konsep yang diinginkan dapat disesuaikan agar hasil lanyard terlihat lebih menarik dan profesional.
Mulai dari lanyard printing full color, lanyard sablon, hingga berbagai pilihan bahan premium tersedia untuk berbagai kebutuhan. Jadi, Anda cukup menyiapkan logo dan informasi yang ingin ditampilkan, lalu tim Indolanyard akan membantu mengubahnya menjadi desain lanyard yang siap diproduksi.
FAQ
Apa ukuran desain yang ideal untuk lanyard?
Ukuran desain mengikuti lebar lanyard yang dipilih, seperti 1,5 cm, 2 cm, atau 2,5 cm. Desain sebaiknya disesuaikan agar logo dan tulisan tetap terlihat jelas.
Warna apa yang paling cocok untuk desain lanyard?
Warna terbaik adalah yang sesuai dengan identitas brand atau instansi dan memiliki kontras yang cukup agar tulisan mudah dibaca.
Apakah desain lanyard harus menggunakan logo?
Tidak wajib, tetapi penggunaan logo sangat disarankan karena dapat memperkuat identitas dan branding.
Format file apa yang digunakan untuk cetak lanyard?
Format vektor seperti AI, CDR, PDF, atau SVG lebih disarankan karena menghasilkan kualitas cetak yang lebih baik.
Apakah desain lanyard bisa dibantu oleh vendor?
Ya, banyak vendor menyediakan layanan bantuan desain untuk menyesuaikan logo, warna, dan tata letak sebelum proses produksi dilakukan.